Malaysia

Diminta Bayar Jaminan Rp 14 Miliar, Najib Gadaikan Rumah

publicanews - berita politik & hukumMantan PM Malaysia Najib Razak tiba di Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur, Rabu (4/7). (Foto: Malay Mail)
PUBLICANEWS, Kuala Lumpur - Jaksa Agung Malaysia Tommy Thomas memimpin langsung tim jaksa dalam sidang skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) dengan terdakwa Najib Razak. Sidang mantan Perdana Menteri Malaysia di Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur, Rabu (4/7), ini mengagendakan pembacaan dakwaan.

Dilansir Malay Mail, Najib yang ditangkap Komisi Antikorupsi Malaysia (MACC), Selasa sore kemarin, dijerat dengan empat dakwaan terkait dugaan penyelewengan dana 84 juta Ringgit (Rp 296,4 miliar) milik SRC International, bekas unit perusahaan 1MDB.

Mantan Ketua Partai UMNO itu terancam hukuman 20 tahun penjara dan hukuman cambuk.

Jaksa meminta pengadilan agar uang jaminan bagi Najib ditetapkan sebesar 4 juta Ringgit (Rp 14 miliar) dengan dua penjamin. Namun, kuasa hukum Najib keberatan. Ia meminta jaminan ditetapkan sebesar 500 ribu Ringgit.

Kuasa hukum Najib, Shafee, mengatakan, keluarga tidak memiliki uang tunai sebesar 4 juta Ringgit. Mereka harus terlebih dulu menggalang dana dari kerabat serta teman-temannya untuk bisa membayar jaminan sejumlah itu.

Ia menawarkan sertifikat rumah keluarga Najib di Langgak Duta sebagai jaminan dan pengganti uang tunai bagi pembayaran uang jaminan ke pengadilan.

Namun, Jaksa Agung Tommy menyebutnya sangat tidak praktis. "Kenapa persidangan harus dipersulit dengan hal-hal yang tidak praktis?" ujar Tommy.

Pengadilan kemudian menetapkan besaran uang jaminan untuk Najib menjadi 1 juta Ringgit atau setara Rp 3,5 miliar dengan dua penjamin.

Atas keputusan itu, Shafee menyatakan akan membayar dalam dua tahap. Yakni 500 ribu Ringgit hari ini dan sisanya pada Senin (9/7) mendatang.

Hakim Pengadilan Tinggi Datuk Mohd Sofian Abd Razak kemudian menetapkan jadwal sidang, yakni dimulai tahun depan. Sidang perdana antara 18 hingga 28 Februari 2019. Kemudian pada 4 hingga 8 Maret 2019, dan 11 hingga 15 Maret 2019.

Najib hadir di pengadilan mengenakan jas biru tua dan dasi merah, ia banyak tersenyum. Di kursi pengunjung, terlihat putranya Mohd Nazifuddin dan Norashman serta putrinya Norryana Najwa. Namun istri Najib, Rosmah Mansor, tidak tampak. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top