Mesir

Mahasiswa Indonesia Tewas Jatuh dari Balkon Apartemen

publicanews - berita politik & hukumLokasi jatuhnya mahasiswa Univsersitas Al-Azhar Kairo, Mesir, asal Indonesia diberi garis polisi. (Foto: AFP)
PUBLICANEWS, Kairo - Kabar duka kembali menyelimuti mahasiswa asal Indonesia di Mesir. Muhammad Ulin Nuha (35), mahasiswa S2 jurusan Takhossus Fiqh Syafi'i, Universitas Al Azhar Kairo, Mesir, meninggal dunia di Rumah Sakit Tayseer, Kairo.

Ulin dilarikan ke rumah sakit setelah jatuh dari lantai 5 apartemennya di Nasr City, Kairo, Sabtu (30/6) pukul 23.00 waktu setempat.

Sebelumnya, pada 9 Juni lalu, mahasiswi Universitas Al-Azhar lainnya, yakni Fatimah Darsan Abdul Malik juga meninggal di Kairo. Gadis asal Sumatera Barat itu wafat karena kecelakaan lalu lintas di sekitar kawasan H-7, Nasr City. Fatimah tercatat sebagai mahasiswi jurusan Syari'ah.

Menurut Bakri, tetangga, insiden nahas yang menimpa Ulin bermula saat kunci apartemennya tertinggal. Ulin tidak bisa masuk, ia kemudian mencoba menyelinap melalui balkon. Kebetulan apartemen tersebut banyak dihuni orang Indonesia.

Ulin menemui Bakri yang tinggal di lantai 5 untuk izin menggunakan balkon menuju apartemennya. Bakri sudah mencegah Ulin untuk tidak turun melalui balkon karena sudah larut malam dan cukup tinggi. Namun alumnus Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, itu bersikeras.

Nahas, saat menuruni balkon melalui pipa di tembok apartemen Ulin terjatuh ke lantai dasar. Mahasiswa asal Kediri, Jawa Timur, itu meninggal saat dilarikan ke RS Tayseer.

Pihak KBRI Kairo sudah menghubungi keluarga Ulin di Indonesia. Ulin meninggalkan istri dan 2 anak. Saat insiden terjadi, istri dan anak Ulin sedang mudik Lebaran ke kampung halaman.

Duta Besar Indonesia untuk Mesir Helmy Fauzy menjelaskan, saat mendengar kabar insiden tersebut perwakilan KBRI langsung menuju rumah sakit. “Kami ikut berduka atas meninggalnya Ulin. Semasa hidupnya, almarhum adalah mahasiswa yang aktif bersosialisasi dan gemar menulis,” ujar Helmy lewat rilis yang diterima Publicanews pada Senin (2/7) pagi.

Helmy berpesan agar mahasiswa asal Indonesia selalu mengedepankan keselamatan jiwa. Apalagi mayoritas mahasiswa Indonesia yang sekolah di Mesir tidak memiliki asuransi kesehatan.

“Keselamatan dan kesehatan kita sangat penting, mohon untuk bisa lebih berhati-hati,” kata Dubes Helmy. (ian/*)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Cewek Kepo @ceweKepo02 Juli 2018 | 09:13:55

    Innalilahi wainailahirojiun ,,,,
    Ya Allah ikut sedih dengernya, dan semoga orang Indonesia yg masih tinggal di sana untuk lebih hati², dan ini bisa jadi pelajaran buat semuanya,,,
    Mudah²an keluarga yg ditinggalkan bisa tabah dan sabarr

Back to Top