Israel

Al-Qaeda Siapkan Serangan Pasca Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem

publicanews - berita politik & hukumMantan pimpinan Al-Qaeda Usamah bin Ladin (kiri) dan penggantinya Ayman al-Zawahiri. (Foto: Newsweek)
PUBLICANEWS, Yerusalem - Pemerintah Donald Trump meresmikan pembukaan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem, Israel, pada Senin (14/5) ini. Pembukaan Kedubes AS ini bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan ke-70 Israel.

Tak pelak, pemindahan ibukota dari Tel AViv ke Yerusalem ini menuai kecaman, tidak terkecuali dilakukan kelompok Al-Qaeda yang disuarakan Ayman al-Zawahiri.

Pengganti Usamah bin Ladin ini menyerukan perlawanan terhadap AS melalui rekaman video berdurasi lima menit. Dilansir Kelompok Pemantau Terorisme SITE, seperti dikutip AFP pada Senin ini, disebutkan Tel Aviv adalah Tanah Umat Muslim juga.

Al-Zawahiri yang merupakan doktor asal Mesir ini mendesak para pengikutnya untuk mengangkat senjata dan berjuang melawan pemerintahan Presiden Donald Trump.

"Presiden Trump secara jelas dan eksplisit telah mengungkapkan wajah sebenarnya dari Perang Salib modern," kata Al-Zawahiri.

Dalam pidatonya, ia bersumpah bahwa warga AS tidak akan mendapatkan rasa aman sampai Washington bersedia hidup dalam kenyataan untuk mengakui Palestina.

Ia juga menuding pemerintahan Presiden Palestina Mahmoud Abbas telah gagal dan menjadi 'penjual Palestina.'

Pemindahan Kedubes AS ini menyebabkan warga Palestina akan menggelar unjuk rasa di sejumlah titik, termasuk Jalur Gaza, sebagai bentuk protes terhadap peresmian Kedubes AS. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top