Hongkong

Godfather Judi Macau Pensiun, Wariskan Rp 66 Triliun

publicanews - berita politik & hukumGodfather kasino Macau Stanley Ho dengan wanitanya. (Foto: Alvaro Isidoro)
PUBLICANEWS, Hongkong - Raja judi Macau Stanley Ho (96) akan mengundurkan diri dari kerajaan kasinonya SJM Holdings. Dalam pernyataannya pada Kamis (12/4) malam, jaringan kasino salah satu terbesar di dunia itu menyatakan Ho akan menyerahkan kendali perusahaan pada putrinya Daisy Ho.

Setelah 12 Juni nanti, Ho yang dijuluki 'Godfather Judi' hanya akan menjadi ketua emeritus. Sementara istri keempatnya Angela Leong dan Timothy Fok (putra mantan mitra bisnis Ho, Henry Fok) akan ditunjuk sebagai direktur eksekutif.

"Dr. Ho diakui sebagai bapak pendiri industri judi Macau, yang untuk beberapa waktu menjadi yang terbesar di dunia dalam hal pendapatan,” demikian pernyataan SJM Holdings, seperti dikutip Kantor Berita Associated Press (AP), Jumat (13/4).

Pendapatan kasino di Macau sempat terpukul oleh kebijakan pemberantasan korupsi yang diluncurkan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada 2012. Namun SJM memikat kembali pengunjung untuk ke Macau dengan membangun kompleks Grand Lisboa Palace yang akan dibuka pada 2019.

Meski sedang membangun kembali reputasnya, taipan flamboyan itu tetap menjadi salah satu pengusaha terkenal Hongkong. Ho mengubah Macau dari semenanjung yang sepi dan kumuh menjadi pusat kasino terbesar di dunia.

Ho adalah adalah keponakan dari salah satu taipan pertama di Asia, Robert Hotung, salah seorang terkaya di Hongkong pada pergantian abad ke-20.

Ia memulai kerajaan bisnisnya dengan menjadi penyelundup barang-barang mewah dari Macau ke China daratan selama Perang Dunia II. Pada 1962, Ho mendapatkan satu-satunya lisensi untuk mendirikan rumah judi di bekas koloni Portugis itu.

Sampai 2002 lalu, Ho memegang monopoli industri judi, sebelum akhirnya pemerintah Tiongkok memperkenalkan investor asing. Kasiono adalah penyumbang 80 persen pendapatan Macau.

Menurut Forbes, pada 2016 lalu kekayaan Ho mencapai 4,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp 66 triliun. Juni 2017 lalu, Ho mengundurkan diri dari chairman konglomerasi Hong Kong Shun Tak Holdings Ltd. Ia menyerahkan posisinya kepada putrinya yang lain, Pansy Ho.

Taipan flamboyan itu menikah pada 1942, lalu kawin lagi dengan tiga perempuan lainnya. Tidak ada informasi apakah keempat wanita itu dinikahinya secara sah.

Ho dikenal playboy, ia setidaknya punya 17 anak. Salah satu anaknya, Lawrence, kini menjalankan kasino yang menjadi pesaing utama SJM dan mengelola Hotel Melco Crown. (ian)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top