Ekspor Pala Indonesia ke Mesir Tembus 17 Ton

publicanews - berita politik & hukumPenandatangan kontrak pembelian 17 ton pala dari Indonesia disaksikan Duta Besar LBBP RI Kairo, Helmy Fauzy. (Foto: istiemwa)
PUBLICANEWS, Kairo – Kualitas rempah-rempah asal Indonesia terkenal di penjuru dunia, tidak terkecuali di benua Afrika, khususnya di Mesir. Popularitasnya terus melegenda hingga saat ini. Tak pelak jumlah ekspor komoditas pertanian itu, terutama pala, terus meningkat.

Hal itu dibuktikan dengan ditandatanganinya kontrak pembelian pala dari Indonesia oleh importir Mesir, yang berlangsung di KBRI Kairo, Rabu (28/3) kemarin.

"Hari ini kita menyaksikan bersama penandatanganan kontrak senilai 105,400 dolar AS untuk pembelian 17 ton buah pala dari PT Eshan Agroindo Mulia oleh perusahaan Mesir, yaitu Al Tawfick & Al Karam Import & Export," kata Duta Besar Helmy Fauzy, seusai menyaksikan penandatanganan kontrak.

Helmy mengatakan, transaksi ini merupakan installment pertama dari kesepakatan bisnis secara keseluruhan antara kedua perusahaan, yang nilainya akan mencapai 632.400 dolar AS dalam setahun.

Muhammad Andika Sakali, perwakilan PT Eshan Agroindo Mulia, menyampaikan terima kasih atas fasilitasi dan pendampingan KBRI Kairo. Ia juga menyampaikan bahwa kontrak yang diteken hari ini baru merupakan trial order. "Akan ada permintaan pengiriman buah pala dari Indonesia ke Mesir setiap 2 bulan sekali," katanya.

Perwakilan Al Tawfick & Al Karam Import & Export Amir Karam berharap kerja sama ini akan terus berkembang. Ia menjanjikan lebih bakal banyak lagi mendatangkan produk-produk dari Indonesia, seperti cengkeh, kelapa, serta kopi robusta dan arabika.

Atase Perdagangan KBRI Kairo Burman Rahman menambahkan bahwa volume ekspor produk buah pala Indonesia ke Mesir pada 2017 mampu menghasilkan devisa sebesar 942 ribu dolar AS atau naik sebesar 193,46 persen. Jumlah itu mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 321 ribu dolar.

Burman menambahkan, selain pala, produk rempah-rempah Indonesia yang nilai ekspornya ke Mesir terus meningkat adalah cengkeh. Pada 2017 mencapai 1,085 juta dolar atau naik 50,28 persen dibandingkan perolehan ekspor dibanding tahun sebelumnya sebesar 722 ribu dolar AS.

Produk-produk rempah Indonesia dijadikan sebagai bahan baku aroma terapi, bahan baku farmasi, makanan ringan dan sebagai bahan baku pendukung untuk makanan dan minuman.

Selain produk rempah, KBRI Kairo juga aktif mempromosikan berbagai produk Indonesia dalam beragam festival dan forum dagang di Mesir, termasuk kegiatan misi dagang, business meeting dan promosi tunggal seperti halnya Indonesia Expo yang diselenggarakan pada bulan September 2017.

β€œKontrak bisnis seperti yang kita saksikan penandatanganannya hari ini merupakan buah dari upaya promosi yang secara konsisten kami lakukan di Mesir, dan diharapkan kedepannya akan terus berkembang lagi,” ujar Duta Besar Helmy. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. shes one the @siswandi30 Maret 2018 | 17:26:32

    Wow... Semoga terus bertambah dr tahun ketahun dan jenis produknya juga.

    πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Back to Top