Perselingkungan Donald Trump

Pengacara Presiden Trump Ancam Hentikan Wawancara Ekslusif Stormy Daniels

publicanews - berita politik & hukumStormy Daniels dikawal bodyguard saat hendak tampil di klub striptis di Fort Lauderdale, Florida, AS, Sabtu (10/3) malam. (Foto: Getty Images)
PUBLICANEWS, Washington - Pengacara Presiden Donald Trump, Michael Cohen, mengancam akan menghentikan program 60 Menit di Stasiun Televisi CBS yang akan menayangkan wawancara ekslusif dengan bintang porno Stormy Daniels.

"Kami mendapat informasi dari sumber-sumber terpercaya bahwa mereka bersiap mengajukan tuntutan hukum agar program tersebut tidak ditayangkan," kata sumber yang tak disebutkan namanya, seperti ditulis New York Times, Senin (12/3).

CBS rencananya menayangkan wawancara tersebut pada 18 Maret. Pengacara Daniels, Michael Avenatti, yang membocorkan jadwal tersebut kepada BuzzFeed. Lewat akun Twitter @MichaelAvenatti, ia mencuit bahwa Cohen akan berusaha menghentikan tayangan tersebut.

Cohen bakal menempuh langkah tersebut menyusul putusan sidang artbitrase di Pengadilan Tinggi Los Angeles yang meminta Daniels menghentikan gugatan untuk membatalkan kesepakatan diam-diam di antara mereka. Daniels ingin pengadilan memberinya kebebasan untuk mengungkap skandal seksnya dengan Trump saat masih jadi pengusaha, pada 2006 silam.

Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders mengatakan, sepengetahuannya Trump tidak tahu soal uang tutup mulut sebesar 130 ribu dolar (sekitar Rp 1,8 miliar). Uang tersebut diberikan Cohen pada Daniels pada 28 Oktober 2016, dua pekan sebelum Trump memenangkan Pilpres AS.

Presiden Trump Klaim Menang Atas Gugatan si 'Blonde' Daniels

Avenatti mengatakan, penting bagi kliennya untuk boleh mengungkap skandal tersebut karena Cohen mengaku Trump tidak tahu-menahu perjanjian diam-diam diantara keduanya. "Gedung Putih mengklaim bahwa Trump tidak pernah tahu kesepakatan tersebut. Itulah sebabnya kami perlu mengatakan yang sebenarnya," katanya, seperti ditulis laman Time, hari ini.

Kepada CNN, Avenatti mengaku masih punya 'kartu truf' yang akan ia buka pada waktunya. Bukti dan fakta substansial itu tidak ia masukkan ke Pengadilan Tinggi Los Angeles saat mengajukan gugatan untuk membatalkan perjanjian Cohen-Daniels, pekan lalu.

"Kami tidak akan meletakkan semua kartu di atas meja," ujarnya. "Saat semua bukti kami buka nanti, kami yakin warga Amerika akan menyimpulkan bahwa pengacara Cohen dan Gedung Putih tidak bisa lagi mengelak," ia menambahkan.

Sejauh ini, CBS mengaku tidak menerima ancaman dari Cohen atau Gedung Putih untuk membatalkan program 60 Minutes. Cohen juga belum menanggapi rumor ia telah mengancam CBS.

Avenatti malah menambah cerita bahwa Daniels dikuntit oleh sebuah mobil usai show bugilnya, Make America Horny Again, di sebuah klub striptis di California, Minggu (11/3) dini hari. Namun tidak ada laporan polisi tentang kabar tersebut. (ian)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top