Dua Pelawak Indonesia Dibebaskan di Hongkong

publicanews - berita politik & hukumDeni Afriandi alias Cak Percil dan Yudo Prasetyo alias Cak Yudo. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Hongkong - Dua pelawak Indonesia yang sempat ditahan pihak Imigrasi Hongkong, Deni Afriandi alias Cak Percil dan Yudo Prasetyo alias Cak Yudo, sudah bisa kembali ke Tanah Air.

Hakim Pengadilan Shatin, Hongkong, hari ini menjatuhkan vonis penjara enam pekan dengan masa percobaan 18 bulan terhadap tukang banyol asal Jawa Timur itu.

"Mereka telah menjalani masa tahanan selama beberapa pekan sebelum vonis, maka mereka bisa langsung bebas pada hari ini," demikian rilis resmi KJRI Hongkong, Rabu (7/3).

Apes, Dua Pelawak Jatim Dipenjara di Hongkong

Dalam pertimbangannya, hakim membebaskan kedua terdakwa dari hukuman penjara yang lebih lama karena telah mengaku bersalah.

Pelawak yang tergabung dalam grup Guyon Maton itu ditahan otoritas setempat pada 4 Februari 2018. Keduanya diduga telah melanggar undang-undang keimigrasian karena tampil melawak di sebuah acara yang digelar pekerja migran asal Indonesia dengan menerima bayaran. Padahal, ia berbekal visa turis, bukan visa pekerja. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top