Amerika Serikat

Pacar Penembak Brutal Las Vegas Sering Diperlakukan Kasar

publicanews - berita politik & hukumMarilou Danley, pacar penembak brutal Las Vegas, AS, Stephen Paddock. (Foto: Facebook/Marilou Danley)
PUBLICANEWS, Las Vegas - Marilou Danley (62), kekasih pelaku penembakan di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Stephen Paddock, ternyata sering mendapat perlakuan kasar dari pacarnya tersebut. Hal ini dijelaskan oleh pegawai kedai kopi Starbucks Kasino Virgin River.

Supervisor Starbucks Esperanza Mendoza mengatakan, Danley dan Paddock merupakan pelanggan tetap keduanya. Keduanya selalu memesan jenis minuman yang sama.

"Danley biasanya memesan Caramel Macchiato ukuran sedang dan Paddock memesan Mocha Cappuccino," ujar Mendoza seperti dikutip Daily Mail, Rabu (4/10).

Mendoza menjelaskan, pernah Danley meminta kartu kasino kepada Paddock untuk membayar minuman mereka. Namun Paddock hanya memandang tajam ke arah Danley dan mengatakan dengan sinis.

"Minuman itu akan aku bayar tunai, sama seperti aku membayarmu selama ini," kata Mendoza menirukan Paddock. "Lalu Danley hanya terdiam dan menunduk saat dibilang seperti itu," ia menambahkan.

FBI Curigai Wanita Keturunan Indonesia Terkait Serangan di Las Vegas

Danley merupakan warga negara Australia yang berasal dari Filipina, bukan keturunan Indonesia seperti pernah ditulis sejumlah media. Ia bekerja sebagai wanita penghibur berbiaya tinggi di Atlantis Casino di Reno antara tahun 2010 dan 2013. Danley pernah menikah, namun bercerai setelah 25 tahun. Ia punya anak dan cucu.

Paddock adalah pelaku penembakan brutal terhadap penonton konser dekat Kasino Mandalay Bay. Ia memberondongkan peluru dari lantai 32 kamar hotelnya. Setidaknya 59 orang meninggal dan lebih dari 525 orang terluka.

Diduga Paddock menggunakan identitas Danley untuk menginap di Mandalay Bay. Namun belum diketahui bagaimana Paddock bisa membawa begitu banyak senjata api ke dalam hotel. (m-01)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. ilman @ilman04 Oktober 2017 | 12:01:17

    Dari gelagatnya sih, udah keliatan sama pacar aja dianggap kayak 'barang'.
    Tapi, apapun alasannya kita tetap perlu mengutuk perbuatan yang dianggap sebagai kasus penembakan terburuk yang pernah terjadi di Amerika.

Back to Top