Jual Beli Jabatan

Stepanus Robin Kembali Diperiksa KPK

publicanews - berita politik & hukumEks penyidik KPK Stepanus Robinson Pattuju. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Eks penyidik KPK Stepanus Robinson Pattuju kembali diperiksa dalam kasus suap penanganan perkara Walikota Tanjuangbalai. Keterangan penyidik asal kepolisian itu diperlukan untuk berkas tersangka pengacara Maskur Husain.

"Hari ini pemeriksaan saksi untuk tersangka MH," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam rilisnya, Rabu (21/7).

Ali tidak menjelaskan materi pemeriksaan Robin.

Robin, Maskur, dan Walikota Tanjungbalai M. Syahrial adalah tersangka kasus dugaan suap dalam jual beli jabatan di lingkungan Pemkot Tanjungbalai. KPK menduga Syahrial memberikan Rp 1,3 miliar kepada Stepanus sebagai 'uang tutup kasus'.

Maskur Husain juga diduga menerima uang dari pihak lain sekitar Rp 200 juta, sedangkan Syahrial dari Oktober 2020 sampai April 2021 juga diduga menerima uang dari pihak lain melalui rekening bank atas nama Riefka Amalia, saudara Syahrial, sebesar Rp 438 juta.

Atas perbuatannya Stepanus Robin Pattuju dan Maskur Husain disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12B UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara M. Syahrial disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 undang-undang yang sama. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top