KPK Setor Uang Rampasan eks Pejabat Waskita Karya ke Negara

publicanews - berita politik & hukumLima eks pejabat PT Waskita Karya saat ditahan KPK. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Jaksa KPK menyetorkan uang puluhan miliar dari perkara rasuah eks pejabat PT Waskita Karya ke kas negara. Uang tersebut berasal dari rampasan empat terpidana kasus proyek fiktif.

Keempatnya adalah Kepala Divisi III Desi Arryani, Kadiv II Fathor Rachman, Kabag Pengendalian Divisi II Fakih Usman, dan Kabag Keuangan Divisi III Yuly Ariandi Siregar.

"Jaksa Eksekutor KPK Andry Prihandono telah melakukan penyetoran ke kas negara uang sejumlah, sebagai berikut Rp 13.145.542.270, Rp 3. 614.014.459, dan USD 22.500," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/6).

Uang dirampas dari berbagai pihak dan menjadi barang bukti dalam putusan Pengadilan Tipikor Jakarta dengan Nomor: 59/Pid.Sus/TPK/2020/PN. Jkt. Pst tanggal 26 April 2020.

KPK juga menyetorkan uang pengganti yang turut dibayarkan tiga terpidana, yakni Desi sejumlah Rp 3,4 miliar, Fathor Rachman Rp 300 juta, dan Fakih Usman sejumlah Rp 69,1 juta, 100 ribu dolar AS, dan 102 Ringgit Malaysia.

"KPK berkomitmen terus melakukan pemulihan aset hasil tindak pidana korupsi selain melalui pidana penjara badan sebagai efek jera terhadap para pelaku korupsi," ujar Ali. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top