Suap Terminasi PKP2B

KPK Panggil Tiga Saksi Untuk Tersangka Penyuap Anggota DPR

publicanews - berita politik & hukumPemilik PT Borneo Lumbung Energy & Metal Samin Tan. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Penyidik KPK memanggil tiga orang saksi dalam kasus dugaan suap terminasi kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B). Para saksi adalah Legal Superintendent PT Borneo Lumbung Energy & Metal (BLEM) M Iqbal Novansyah, Staf Finance PT Hisense Andreas, dan tenaga ahli DPR Tahta Maharaya.

Keterangan mereka diperlukan untuk berkas tersangka pemilik BLRM Samin Tan. "Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SMT," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam rilisnya, Senin (17/5).

KPK menduga Samin Tan memberikan uang Rp5 miliar kepada Wakil Ketua Komisi VII DPR (saat itu) Eni Maulani Saragih dalam dua tahap. Eni adalah terpidana kasus PLTU Riau-1. Kasus PKP2B merupakan pengembangan dari kasus tersebut.

Pemberian uang tersebut diduga untuk menyelesaikan pengurusan terminasi kontrak PKP2B Generasi 3 di Kalimantan Tengah antara PT Askin Koalindo Tuhup (AKT) dengan Kementerian ESDM. AKT adalah anak perusahaan BLEM.

Eni dan anggota Panja Minerba Komisi VII DPR menggunakan wewenangnya guna mempengaruhi pihak Kementerian ESDM. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top