Dalami Kasus Gratifikasi di Lamut, KPK Panggil 3 Saksi

publicanews - berita politik & hukumEks Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara didampingi istri saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang. (Foto: Lampungpost)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK memeriksa tiga orang saksi untuk mendalami penyidikan dugaan gratifikasi di Lampung Utara (Lamut).

Ketiga saksi tersebut yakni PPTK Dinas 2015-2018 Efiiri Yanto, wiraswasta Tohir Hasyim, dan pemilik CV Mas Agung dan CV Kafina Utama Eka Saputra.

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan (BPKP) Provinsi Lampung, Jalan Basuki Rahmat No. 33, Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam rilisnya, Jumat (7/5).

Kemarin KPK mengonfirmasi tengah melakukan penyidikan kasus dugaan penerimaan gratifikasi di Pemkab Lamut. Namun KPK belum bisa menyampaikan detail perkara dan tersangka.

Dalam kasus korupsi di Lamut, KPK pernah menjerat Bupati Agung Ilmu Mangkunegara. Pengadilan Tipikor Tanjungkarang memvonis 7 tahun karena terbukti menerima suap dari sejumlah proyek pada Dinas Pedagangan dan Dinas PUPR Pemkab Lamut pada Juli 2020.

Wakil Bupati Sri Widodo kemudian menggantikan Agung. Ia juga beberapa kali diperiksa KPK. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top