KPK Buka Penyidikan Kasus Gratifikasi di Lampung Utara

publicanews - berita politik & hukumEks Wakil Bupati Lampung Utara Sri Widodo saat diperiksa dalam kasus yang menjerat Bupati Agung Ilmu Mangkunegara di Gedung KPK, Oktober 2019. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK mengonfirmasi tengah melakukan penyidikan kasus dugaan penerimaan gratifikasi di Pemkab Lampung Utara.

"Saat ini, KPK belum dapat menyampaikan detail perkaranya dan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai Tersangka," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam rilisnya, Kamis (6/5).

Ali mengatakan tim penyidik masih bekerja mengumpulkan alat bukti dengan memanggilan beberapa pihak sebagai saksi. Pada hari ini, KPK telah menjadwalkan memeriksa tujuh orang saksi.

"Tempat pemeriksaan di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Lampung, Jalan Basuki Rahmat No. 33, Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung," Ali menjelaskan.

Eks Plt Bupati Lampung Utara Sri Widodo Dipanggil KPK

Saksi yang dipanggil yakni Sekretaris Inspektorat Kabupaten Lampung Utara Gunaldo Uthama, pensiunan PNS Taufik Hidayat, dan mantan Sekda Lampung Utara 2014-2018 Drs Samsir.

Kemudian Wakil Bupati Lampung Utara 2014-2019 Sri Widodo, Direktur CV. Trisman Jaya Septo Sugiarto, pemilik CV. Alam Sehahtera Abdurahman, dan Direktur PT Tata Chubby Dede Bastian.

KPK pernah memeriksa Sri Widodo dalam penyidikan kasus suap proyek di Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan di Kabupaten Lampung Utara pada 10 Januari 2020. Ia menjadi saksi untuk tersangka Raden Syahril, orang kepercayaan Bupati Lampung Utara nonaktif Agung Ilmu Mangkunegara.

Agung dan Raden Syahril kena OTT KPK pada 7 Oktober 2019. Sri Widodo kemudian menjadi Plt Bupati Lamut. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top