Korupsi Bansos Covid-19

KPK Panggil Kepala Inspektorat Daerah Bandung Barat

publicanews - berita politik & hukumBupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna (Foto: Humas KPK/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Bandung Barat Yadi Azhar dijadwalkan penyidik KPK untuk dimintai keterangan dalam kasus Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna.

"Hari ini, pemeriksaan saksi AUS kasus pengadaan barang tanggap darurat pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (6/5).

KPK menetapkan Aa Umbara bersama anaknya Andri Wibawa dan pemilik PT Jagat Dir Gantara serta CV Sentral Sayuran Garden City Lembang M Totoh Gunawan. Penyidik menduga Aa Umbara menerima suap Rp 1 miliar atas penunjukkan anaknya dan Totoh sebagai vendor.

Andri mendapat jatah pengadaan paket bansos Jaring Pengaman Sosial senilai Rp 36 miliar melalui bendera CV Jayakusuma Cipta Mandiri dan CV Satria Jakatamilung. Sedangkan M Totoh mendapat jatah Rp 15,8 miliar untuk pengadaan bansos JPS dan bansos Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

KPK menjerat Aa Umbara dengan Pasal 12 huruf i dan atau Pasal 15 dan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 56 KUHP.

Sedangkan Andri dan M Totoh disangkakan melanggar Pasal 12 huruf i dan atau Pasal 15 UU yang sama jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 56 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top