Korupsi Bansos Covid-19

Dirut Tiga Pilar Ardian Iskandar Juga Diganjar 4 Tahun

publicanews - berita politik & hukumArdian Iskandar Maddanatja. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Direktur Utama PT Tigapilar Agro Utama Ardian Iskandar Maddanatja divonis empat tahun penjara karena terbukti menyuap eks Menteri Sosial Juliari Peter Batubara. Vonis ini sama seperti Harry Van Sidabukke, yang juga terdakwa penyuap Juliari dalam pengadaan paket bantuan sosial (bansos) sembako Covid-19 di Kemensos.

"Menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut," kata Ketua Majelis Hakim Rianto Adam Pontoh membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (5/5).

Hakim juga menjatuhkan hukuman denda Rp 100 juta subsider empat bulan kurungan. Putusan ini sama seperti tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK. Seperti terhadap Harry, hakim juga menolak permohonan Ardian menjadi justice collaboratore (JC).

"Dari uraian fakta dan dihubungkan syarat JC, maka majelis berpendapat terdakwa tak memenuhi kriteria JC. Sehingga permohonan penasihat hukum terdakwa tidak bisa dikabulkan," ujar Hakim Rianto.

Ardian terbukti memberikan uang Rp 1,95 miliar agar mendapat penunjukan pengadaan paket bansos melalui PT Tigapilar Agro Utama. Paket bansos tersebut untuk tahap 9, tahap 10, tahap komunitas dan tahap 12 sebanyak 115 ribu paket.

Ardian terbukti melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHPidana. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top