Sidang Rizieq yang Kabur dari RS Ummi Masih Pemeriksaan Saksi

publicanews - berita politik & hukumWalikota Bogor Bima Arya Sugiarto saat menjadi saksi dalam sidang dengan terdakwa Rizieq Syihab di PN Jakarta Timur. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Rizieq Syihab yang dijerat kasus penyebaran kabar bohong hasil tes swab Covid-19 dan upaya menghalangi petugas kembali menjalani sidang yang digelar di PN Jakarta Timur, Rabu (5/5).

"Agenda pemeriksaan saksi jurnalis TV dan ahli dari penuntut umum," kata Humas PN Jakarta Timur Alex Adam Faisal kepada wartawan, kemarin.

Alex menjelaskan, sejauh ini sudah 8 saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum. Mereka terdiri dari internal RS Ummi seperti tenaga medis dan lima saksi lainnya, antara lain Walikota Bogor Bima Arya, Koordinator Forum Rakyat Pajajaran Bersatu Ahmad Suhadi.

Selain Imam Besar dan simpatisan ormas FPI yang telah dilarang itu, juga menjadi terdakwa Dirut RS Ummi Andi Tatat dan menantu Rizieq, Muhammad Hanif Alatas.

Rizieq dirawat di RS Ummi pada 26 November 2020. Rizieq menghindar pemeriksaan oleh petugas kesehatan yang dikomandoi Walikota Bogor Bima Arya.

Hasil pemeriksaan swab tim Mer-C yang menunjukkan hasil reaktif enggan dipublikasikan. Dalam suatu video, Rizieq menyatakan diri dalam keadaan sehat.

Rizieq dan istri yang menjalani perawatan dinyatakan kabur. Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan Rizieq dan keluarga kabur dari RS Ummi pada 28 November 2020 pukul 21.45 WIB lewat pintu belakang.

Dalam kasus ini, Rizieq didakwa melanggar Pasal 14 ayat (1) dan (2) serta Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (feh)

Berita Terkait

  • Tidak ada berita terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top