KPK Siap Jelaskan Gugatan Praperadilan SP3 Kasus BLBI

publicanews - berita politik & hukumSjamsul Nursalim. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK menghargai gugatan praperadilan yang diajukan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) atas penghentian kasus dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Plt Jubir KPK Ali Fikri mengatakan KPK berharap ada terobosan hukum atas praperadilan tersebut, lantaran komisi antirasuah juga meyakini Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI), obligor BLBI, cukup bukti. Jaksa KPK juga menilai fakta-fakta dakwaan terbukti menurut hukum pada tingkat pengadilan tingkat pertama dan banding.

"Kita ikuti proses praperadilan dimaksud," ujar Ali dalam rilisnya, Senin (3/5).
Seperti diketahui, KPK menghentikan penyidikan terhadap taipan Sjamsul Nursalim dan istrinya Itjih, pemilik BDNI. Penghentian penyidikan ini belum pernah terjadi selama KPK berdiri.

Ali Fikri menjelaskan, saat ini KPK fokus melanjutkan penyelesaian perkara lain dengan melakukan pengembangan maupun terhadap perkara yang para tersangkanya masih berstatus DPO. Mengenai Sjamsul, ia menegaskan KPK sudah maksimal berikhtiar.

"Sampai kemudian dalam sejarah KPK berdiri pun, kami pertama kali lakukan upaya hukum luar biasa berupa Peninjauan Kembali ke MA sekalipun beberapa bulan kemudian juga kembali ditolak MA," katanya.

Alasan KPK mengeluarkan SP3 karena syarat unsur adanya perbuatan pidana penyelenggara negara tidak terpenuhi berdasarkan putusan akhir MA.

Perbuatan Sjamsul Nursalim dan istrinya Itjih dilakukan bersama-sama dengan eks Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung. Sedangkan MA memutus bebas Syafruddin. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top