Mafia Kasus

KPK Ajukan Banding Atas Putusan Nurhadi dan Menantu

publicanews - berita politik & hukumNurhadi dan Rezky Herbiyono. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK telah menyerahkan memori banding atas putusan terdakwa kasus suap dan gratifikasi penanganan perkara di MA, Nurhadi Abdurahman dan menantunya Rezky Herbiyono.

"Setelah mempelajari putusan terdakwa NHD dan RH, Jumat (30/4) Jaksa KPK Nur Haris Arhadi melalui PN Jakarta Pusat telah menyerahkan memori banding," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam rilisnya, Senin (3/5).

Ali menjelaskan alasan banding, antara lain, ada beberapa pertimbangan majelis hakim tingkat pertama yang belum mengakomodasi fakta-fakta persidangan mengenai nilai uang yang dinikmati oleh para terdakwa.

"KPK berharap majelis hakim tingkat banding mempertimbangkan dan memutus sebagaimana apa yang disampaikan oleh Tim JPU dalam uraian memori banding dimaksud," kata Ali.

Dalam perkara tersebut, Nurhadi dan menantu divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan. Majelis hakim juga tidak mengabulkan permintaan Jaksa untuk keduanya membayar uang pengganti total Rp 83,013 miliar.

Majelis menilai tidak ada kerugian negara dari kasus tersebut karena uang yang diterima terdakwa merupakan uang pribadi dari pemberi suap dan gratifikasi. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top