KPK Dalami Aliran Uang Untuk Penyidik Stepanus Robin

publicanews - berita politik & hukumWalikota Tanjungbalai M. Syahrial. (Foto: humaskpk)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK menduga penyidik AKP Stepanus Robin Pattuju (SRP) menerima suap dari Walikota Tanjungbalai M Syahrial. Untuk mendalami hal ini, kemarin penyidik KPK telah memeriksa silang Stepanus dan Syahrial, masing-masing sebagai saksi.

"Adapun yang dikonfirmasi, antara lain pendalaman terkait dengan dugaan adanya aliran sejumlah uang yang diterima tersangka SRP, baik yang diberikan oleh tersangka MS maupun oleh pihak-pihak lain," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam rilisnya, Rabu (28/4).

KPK telah menetapkan Syahrial, penyidik AKP Stepanus, dan pengacara Maskur Husain sebagai tersangka suap dalam jual beli jabatan di lingkungan Pemkot Tanjungbalai. KPK menduga Syahrial memberikan Rp 1,3 miliar kepada Stepanus sebagai 'uang tutup kasus'.

Maskur Husain juga diduga menerima uang dari pihak lain sekitar Rp 200 juta, sedangkan Syahrial dari Oktober 2020 sampai April 2021 juga diduga menerima uang dari pihak lain melalui rekening Riefka Amalia, saudara Syahrial, sebesar Rp 438 juta.

Atas perbuatannya Stepanus Robin Pattuju dan Maskur Husain disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12B UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara M. Syahrial disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 undang-undang yang sama. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top