Dewas Segera Periksa Penyidik KPK Untuk Dugaan Pelanggaran Etik

publicanews - berita politik & hukumPenyidik KPK Stepanus Robin Pattuju. (Foto: Instagram/official.kpk)
PUBLICANEWS, Jakarta - Dewan Pengawas (Dewas) KPK akan segera melakukan pemeriksaan kasus dugaan pelanggaran etik yang dilakukan penyidik AKP Steppanus Robin Pattuju. Penyidik dari unsur Polri itu diduga bertemu dengan Walikota Tanjungbalai M Syahrial dan menyepakati tidak melanjutkan kasusnya.

"Ya Dewas juga sejak terungkap minggu lalu tentang kasus penyidik tersebut sudah bekerja mengumpulkan fakta tentang pelanggaran etiknya. Minggu ini akan dilanjutkan dengan memulai pemeriksaan-pemeriksaan," kata Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean saat dikonfirmasi, Selasa (27/4).

Tumpak enggan merinci waktu pemeriksaan. Ia hanya memastikan Dewas akan bekerja sesuai kewenangan.

"Enggak perlulah kapan perdana pemeriksaan akan dilakukan disampaikan; yang penting kami Dewas tahu wewenang dan tugas kami," ujarnya.

KPK menduga Stepanus, dengan difasilitasi Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, bertemu dengan Walikota Syahrial di rumah dinas Wakil Ketua DPR pada Oktober 2020. Keduanya sepakat tidak melanjutkan kasus jual beli jabatan di Pemkot Tanjungbalai dengan uang tutup kasus Rp 1,5 miliar.

Namun baru Rp 1,3 miliar yang terealisasi melalui transfer rekening Riefka Amalia. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top