KPK Konfirmasi Barang Bukti Penggeledahan pada Walkot Tanjungbalai

publicanews - berita politik & hukumWalikota Tanjungbalai M Syahrial. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Hari ini penyidik PK mengkonfirmasi sejumlah barang bukti saat penggeledahan dalam pemeriksaan terhadap Walikota nonaktif Tanjungbalai M. Syahrial. Barang bukti tersebut didapat saat penyidik menngeledah rumah pribadi Syahrial, ruang kerjanya, ruang kerja Sekda Kota Tanjungbalai, dan ruang BKD.

"Yang bersangkutan dikonfirmasi antara lain terkait dengan beberapa bukti yang ditemukan pada saat penggeledahan di beberapa tempat di Kota Tanjungbalai," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam rilisnya, Selasa (27/4) sore.

Pada Sabtu (24/4) lalu, tim penyidik KPK juga memeriksa sejumlah saksi di Mapolres Tanjungbalai, Sumatera Selatan. Pada saksi adalah pengurus rumah tangga Asmui Rasyid dan PNS Ahmad Suangkupon.

Kepada para saksi, penyidik mendalami pengetahuan mereka soal proses pelaksanaan lelang jabatan di Pemkot Tanjungbalai.

Sementara terhadap saksi swaata Ivo Arzia Isma, penyidik menelisik soal dugaan aliran uang kepada pihak-pihak yang terkait dengan perkara ini.

Adapun istri Syahrila, Sri Silvisa Novita, dan Asisten III/Plt Kepala BPKAD Kota Tanjungbalai Muhammad Arif Batubara tidak memenuhi panggilan KPK.

"Mengkonfirmasi untuk dilakukan penjadwalan ulang," kata Ali.

KPK telah menetapkan Walikota M. Syahrial, penyidik KPK AKP Stepanus Robin Patujju, dan pengacara Maskur Husain sebagai tersangka suap jual beli jabatan di lingkungan Pemkot Tanjungbalai. KPK menduga Syahrial memberikan Rp 1,3 miliar kepada Stepanus sebagai 'uang tutup kasus'. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top