KPK Telisik Transaksi Keuangan Nurdin Abdullah Lewat Anaknya

publicanews - berita politik & hukumGubernur nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK menelisik transaksi keuangan tersangka penerima suap dan gratifikasi Gubernur nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah lewat anaknya M Fathul Fauzi Nurdin, kemarin. Gubernur Nurdin adalah tersangka dalam kasus proyek-proyek infrastruktur.

"Didalami pengetahuan saksi antara lain mengenai adanya dugaan transaksi keuangan dari tersangka NA yang terkait dengan perkara ini," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam rilisnya, Kamis (8/4).

Sementara pemeriksan saksi wiraswasta Raymond Ardan Arfandy, penyidik mengonfirmasi pemberian uang oleh tersangka pengusaha Agung Sucipto kepada Nurdin.

"Karena adanya pengerjaan sejumlah proyek di Pemprov Sulsel. Sekaligus di dalami mengenai kerjasama saksi dengan tersangka AS dalam pengerjaan proyek," Ali menambahkan.

Adapun pemeriksaan terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) Rudy Ramlan, penyidik menggali pengetahuannya tentang berbagai proyek yang ditenderkan oleh Pemprov Sulsel, salah satunya dikerjakan oleh tersangka Agung Sucipto.

Sedabgkan kepada saksi John Theodore, penyidik mendalami proyek-proyek di Pemprov Sulsel yang pernah dia ikut kerjakan.

KPK menduga Nurdin Abdullah menerima total Rp 5,4 miliar dengan rincian pada 26 Februari 2021 sebesar Rp 2 miliar dari Agung Sucipto, yang diserahkan melalui Sekretaris Dinas PUPR Edy Rahmat.

Selain itu, politikus PDIP itu juga diduga menerima uang dari kontraktor lain, di antaranya pada akhir 2020 sebesar Rp 200 juta dan pertengahan Februari 202 melalui ajudannya Samsul Bahri sejumlah Rp 1 miliar. Kemudian awal Februari 2021, Nurdin melalui Samsul Bahri menerima Rp 2,2 miliar.

Nurdin dan Edy disangkakan melanggar pasal 12 huruf a dan pasal 12 huruf b, atau pasal 11 dan pasal 12 B besar Undang-undang Nomor 31 1999 tentang Pemberantasan Tipikor.

Adapun Agung disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU yang sama jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top