Protokol Kesehatan

Eksepsi Rizieq Soal Kabar Bohong Hasil Swab RS UMMI Ditolak

publicanews - berita politik & hukumRizieq Syihab saat menjalani perawatan di RS UMMI, Bogor, 26 Novembet 2020. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Majelis Hakim PN Jakarta Timur menolak eksepsi Rizieq Syihab dalam kasus menyiarkan kabar bohong soal kondisinya di RS Ummi ditolak. Ketua majelis hakim Khadwanto meminta sidang dilanjutkan dalam proses pemeriksaan saksi

Putusan sela atas nota keberatan terdakwa Rizieq diputus di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (7/4) pagi ini.

"Mengadili, menolak keberatan atau eksepsi Terdakwa dan penasihat hukum Terdakwa untuk seluruhnya," kata ketua majelis hakim Khadwanto.

Dalam sidang sebelumnya, Rizieq memaparkan bahwa ia berada di RS Ummi untuk cek rutin kesehatan, bukan untuk membuat keonaran. Imam Besar FPI yang telah dilarang menjelaskan ia dirawat sebagai bagian dari penanggulangan wabah.

Ia keberatan disebut menghalang-halangi petugas. Rizieq juga membantah menyiarkan kabar bohong soal kondisinya di RS Ummi.

Atas eksepsi tersebut majelis hakim menyatakan bahwa apa yang disampaikan Rizieq sudah masuk materi pokok perkara yang perlu dibuktikan dalam pemeriksaan saksi dan bukti di persidangan.

Dalam perkara tersebut, ikut menjadi terdakwa Direktur Utama RS UMMI Bogor,Andi Tatat, kemudian menantu Rizieq, Muhammad Hanif Alatas.

Kasus yang didakwakan yaitu menghalangi petugas memperoleh data swab Rizieq di RS UMMI, Bogor. Saat itu, Rizieq sebenarnya positif Covid-19 sehingga jaksa penuntut umum mendakwa telah menyiarkan berita bohong yang menyebabkan keonaran. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top