Adik Ihsan Yunus Akui Dua Kali Tawarkan Goodie Bag Bansos

publicanews - berita politik & hukumMuhammad Rakyan Ikram, adik anggota DPR Fraksi PDIP Ihsan Yunus, usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, 29 Januari 2021. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Muhammad Rakyan Ikram, adik dari anggota DPR Fraksi PDIP Ihsan Yunus mengaku pernah mendatangi dua pejabat Kementerian Sosial. Pertemuannya tersebut untuk menawarkan goodie bag dalam proyek bansos Covid-19.

Dua pejabat yang didatangi Ikram itu adalah tersangka Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Adi Wahyono dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Matheus Joko Santoso.

"Pernah, satu sampai dua kali. Saya waktu itu nawari goodie bag, enggak jadi. (Pertemuan) kedua saya masih tawari goodie bag lagi, enggak jadi juga," ujar Ikram saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan korupsi bansos Covid-19 di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (31/3).

Jaksa KPK kemudian menanyakan alasan ditolaknya tas jinjing untuk wadah paket sembako tersebut. Ikram menjawab tidak mengetahui alasannya secara pasti.

"Apa alasannya ditolak?" tanya Jaksa. "Tidak tahu," jawab Ikram.

Ia mengaku dua kalu menemui Adi Wahyono di Kemensos. "Saya ke Kemensos saya cari tahu, saya tawari goodie bag juga," ujar Ikram.

"Apakah kedatangan Saudara di Kemensos terkait paket-paket milik Ihsan Yunus?" tanya jaksa.

"Tidak Pak," jawab Ikram.

Ikram juga membantah pernah ikut mengatur pembagian paket bansos Covid-19 di Kemensos.

"Saudara bersama Yogas (Agustri Yogasmara mengatur paket (bansos) milik Ihsan Yunus?" tanya jaksa lagi.

"Tidak, tidak benar," jawab Ikram.

Jaksa KPK menduga Ihsan Yunus merupakan salah satu pengusul vendor pengadaan paket bansos. Dalam sidang dengan terdakwa Harry Van Sidabukke dan Andrian Iskandar Maddanatja, 8 Maret lalu, jaksa mengingatkan saksi Adi Wahyono soal vendor dan afiliasinya

"Jadi PT Moncino saudara dengar terafiliasi Pak Hartono Laras, PT Andalan Pesik Internasional terafiliasi ke Ihsan Yunus, PT Anugerah Bangun Kencana terafiliasi dengan Erwin Tobing, Sri Citra Pratama terafiliasi Juliari P Batubara. Begitu?" tanya Jaksa Azis pada saksi Adi Wahyono.

"Ya betul," jawab Adi.

Adapun goodie bag digarap oleh PT Sri Rejeki Isman (Sritex) Tbk dari Solo, Jawa Tengah. Semua vendor wajib memakai tas jinjing produk Sritex untuk paket bansos mereka. (han)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Anak Gaul @gakasikah03 April 2021 | 11:53:54

    Iyalah....terlalu jelas. Ngaku ajalah. Musim panen sudah lewat.

Back to Top