KPK Panggil Staf KJPP hingga Notaris Dalam Penyidikan Kasus Tanah Munjul

publicanews - berita politik & hukumLobi Gedung KPK. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Hari ini penyidik KPK memanggil dua saksi kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Rangon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Kedua saksi yakni Staf Penilai di Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Wahyono Adi dan Rekan Rafli Akbar Rafsanjani dan Notaris Yurisca Lady Enggraeni.

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam rilisnya, Senin (29/3).

KPK belum mengumumkan tersangka maupun konstruksi perkaranya. Kabarnya, ada empat tersangka, yakni Dirut Perumda Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan, Wakil Dirwktur PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene dan Direktur Tommy Ardian. Lalu korporasi PT Adonara Propertindo.

KPK telah menggeledah rumah Yoory dan kantor PSJ di kawasan Cibubur, Jaktim, pada Rabu (3/3) pekan lalu.

Dari 9 objek pembelian tanah yang diduga digelembungkan, salah satunya pembelian tanah seluas 41.921 m2 di kawasan Munjul. Nilai kerugian negara akibat dugaan korupsi ini ditaksir sekitar ratusan miliar rupiah.

KPK telah menemukan setidaknya dua bukti permulaan yang cukup, namun belum secara resmi mengumumkannya. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top