KPK Konfirmasi Nurdin Abdullah Soal Bukti yang Disita

publicanews - berita politik & hukumGubernur nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pemeriksaan terhadap Gubernur nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah dan Sekretaris Dinas PU Edy Rahmat kemarin untuk mengonfirmaai barang bukti. Keduanya diperiksa KPK masing-masing sebagai saksi dalam kasus dugaan suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

"Adapun masing-masing tersangka dikonfirmasi antara lain terkait dengan penyitaan atas berbagai barang bukti yang ditemukan pada saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam rilisnya, Jumat (26/3) malam.

Pada 1 dan 2 Februari lalu, KPK menggeledah sejumlah tempat di Makassar, antara lain rumah dinas dan rumah pribadi Nurdin serta kantor Dinas PUTR Pemprov Sulel. Penyidik mengamankan uang dari berbagai valuta, total nilainya sekitar Rp 3,5 miliar.

"Setelah dilakukan perhitungan, dari penggeledahan dimaksud ditemukan uang rupiah sekitar Rp 1,4 miliar, mata uang asing sebesar 10 ribu dolar AS (Rp 143 juta lebih) dan 190 ribu dolar Singapura (Rp 2 miliar lebih)," ujar Ali Fikri dalam rilisnya, Kamis (4/3).

KPK menduga politikus PDIP itu menerima total Rp 5,4 miliar dengan rincian pada 26 Februari 2021 sebesar Rp 2 miliar dari kontraktor Agung Sucipto, yang diserahkan melalui Sekretaris Dinas PU Edy Rahmat.

Selain itu, Nurdin juga diduga menerima uang dari kontraktor lain, di antaranya pada akhir 2020 sebesar Rp 200 juta dan pertengahan Februari 202 melalui ajudannya Samsul Bahri sejumlah Rp 1 miliar. Kemudian awal Februari 2021, Nurdin melalui Samsul Bahri menerima Rp 2,2 miliar.

Nurdin dan Edy disangkakan melanggar pasal 12 huruf a dan pasal 12 huruf b, atau pasal 11 dan pasal 12 B besar Undang-undang Nomor 31 1999 tentang Pemberantatsan Tipikor.

Adapun Agung disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU yang sama jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Cewek Kepo @ceweKepo31 Maret 2021 | 09:00:00

    Usut usut usut tuntas tas tas tas...

Back to Top