KPK Panggil Direktur PT Adonara hingga Dirut Sarana Jaya Yoory Pinontoan

publicanews - berita politik & hukumGedung KPK (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Setelah kemarin Wakil Direktur Anja Runtuwene, hari ini giliran penyidik KPK memeriksa Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Adrian. Pemeriksaan masih mendalami dugaan rasuah dalam pengadaan tanah untuk program 'Rumah DP 0 Rupiah' di Munjul, Kelurahan Pondok Rangon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi Jalan Kuningan Persada Kav.4, Setiabudi, Jakarta Selatan," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam rilisnya, Kamis (25/3).

Selain Tommy, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan Dirut Perumda Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan, pengusaha Rudy Hartono Iskandar hingga pemilik KJPP Wisnu Junaidi dan Rekan Wisnu Junaidi.

Tommy Adrian dan Rudy Hartono dikenal sebagai pemain tanah sejak lama. Keduanya pernah tersandung kasus lahan untuk pembangunan rumah susun Cengkareng pada 2015, saat Gubernur DKI Jakarta Ahok. Namun, kasus tersebut mangkrak di Bareskrim Polri. Keduanya kembali berkongsi dalam bisnis tanah di Keluarahan Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada 2017.

Rudy juga punya banyak bisnis, selain pengusaha showroom mobil mewah. Ia adalah suami Anja Runtuwene.

KPK belum mengumumkan konstruksi perkara dan tersangka kasus ini. Namun beredar kuat kabar sudah ada surat perintah penyidikan (Sprindik) atas nama empat orang, yakni Dirut Perumda Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan, Anja Runtunewe, dan Tommy Adrian. Kemudian PT Adonara Propertindo sebagai korporasi tersangka.

KPK telah menggeledah rumah Yoory dan kantor PSJ di kawasan Cibubur, Jaktim, pada Rabu (3/3) pekan lalu.

Dari 9 objek pembelian tanah yang diduga digelembungkan, salah satunya pembelian tanah seluas 41.921 m2 di kawasan Munjul. Nilai kerugian negara akibat dugaan korupsi ini ditaksir ratusan miliar rupiah. KPK telah menemukan setidaknya dua bukti permulaan yang cukup. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top