Suap Proyek PUPR

KPK Panggil Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman

publicanews - berita politik & hukumWagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, yang kini Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, dimintai keterangan KPK dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Gubernur nonaktif Nurdin Abdullah.

"Saksi Andi Sudirman Sulaiman diperiksa untuk tersangka NA," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (23/3).

Selain Andi, penyidik juga memanggil saksi wiraswasta Andi Gunawan, Petrus Yalim, dan Thiawudy Wikarso.

KPK menduga Nurdin Abdullah menerima total Rp 5,4 miliar dari kontraktor penggarap proyek infrastruktur. Rincian pada 26 Februari 2021 sebesar Rp 2 miliar dari Agung Sucipto, yang diserahkan melalui Edy Rahmat.

Selain itu, politikus PDIP itu juga diduga menerima uang dari kontraktor lain, di antaranya pada akhir 2020 sebesar Rp 200 juta dan pertengahan Februari 202 melalui ajudannya Samsul Bahri sejumlah Rp 1 miliar. Kemudian awal Februari 2021, Nurdin melalui Samsul Bahri menerima Rp 2,2 miliar.

Nurdin dan Edy disangkakan melanggar pasal 12 huruf a dan pasal 12 huruf b, atau pasal 11 dan pasal 12 B besar Undang-undang Nomor 31 1999 tentang Pemberantatsan Tipikor.

Adapun Agung disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU yang sama jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top