Suap Ekspor Lobster

KPK Sita Satu Mobil Milik Andreau Pribadi

publicanews - berita politik & hukumEks Staf Khusus Menteri KP Andreau Misanta Pribadi (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Satu unit mobil disita KPK dari advokat Robinson Paul Tarru. Penyitaan dilakukan saat penyidik memeriksa saksi Robinson pada Jumat (19/3) pekan lalu.

Mobil tersebut diduga milik tersangka eks Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Andreau Pribadi Misanta dalam kasus dugaan suap perizinan ekspor benih bening lobster (benur).

"Robinson Paul Tarru pemeriksaan telah dilakukan pada Jumat, pada yang bersangkutan dilakukan penyitaan satu unit mobil yang diduga milik tersangka APM," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (22/3).

KPK menduga eks Menteri KP Edhy Prabowo menerima sejumlah uang dari eksportir, salah satunya dari pemilik PT Dua Putra Perkasa (DPP) Suharjito. Dalam dakwaan, Jaksa menyatakan Suharjito memberi uang total Rp 2,146 miliar yang terdiri dari 103 ribu dolar AS atau setara Rp1,44 miliar dan Rp 706.055.440 kepada Edhy lantaran DPP telah 10 kali mengirim benih lobster dengan menggunakan jasa PT ACK.

Selain Edhy, KPK turut menetapkan tersangka kepada Andreau Misanta Pribadi, Wakil Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Safri, dan sekretaris pribadi Amiril Mukminin. Kemudian pengurus PT Aero Citra Kargo (ACK) Siswadhi, dan staf istri menteri Ainul Faqih. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top