Cukai Ilegal

KPK Amankan Dokumen dari Rumah eks Kepala BP FTZ Bintan

publicanews - berita politik & hukumPenyidik KPK mengamankan dokumen dari penggeledahan di sebuah ruko di Tanjunguban, Bintan, Kepri, Rabu (3/3) pagi. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK mengamankan sejumlah dokumen dalam penggeledahan di tiga lokasi di Tanjungpinang, Pulau Bintan, Kepulauan Riau, kemarin. Penggeledahan ini untuk mendalami penyidikan kasus dugaan pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Bintan 2016-2018.

"Selasa (2/33), Tim Penyidik KPK telah selesai melakukan penggeledahan rumah pihak-pihak yang terkait dengan perkara ini di tiga lokasi berbeda," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (3/3).

Adapun tiga lokasi tersebut semuanya beralamat di Tanjungpinang, masing-masing di Jalan Sultan Sulaiman, Perumahan Rawa Sari, dan Jalan Haji Ungar.

Rumah di Jalan Haji Ungar adalah milik mantan Kepala Badan Pengelola (BP) Free Trade Zone (FTZ) Bintan Mardiah. Ia dua kali diperiksa KPK di Mapolres Tanjungpinang. Mardiah kini Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3KB) Bintan.

Berdasarkan pantauan, selain tiga lokasi tersebut, hari ini penyidik KPK juga menggeledah satu ruko di Jalan Martadinata, Tanjunguban, Kabupaten Bintan. Ruko tersebut bekas gudang minuman keras yang kini jadi tempat penyimpanan rokok.

Seperti diketahui, kasus yang tengah disidik KPK ini adalah soal dugaan pengaturan cukai rokok ilegal di Kawasan Perdagangan Bebas Bintan.

Ali menjelaskan, penyidik menemukan berbagai barang bukti, diantaranya sejumlah dokumen yang terkait dengan perkara ini.

"Selanjutnya seluruh dokumen tersebut akan di verifikasi dan di analisa untuk dilakukan penyitaan sebagai barang bukti guna melengkapi berkas perkara penyidikan perkara dimaksud," ujar Ali. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top