Cukai Ilegal

KPK Amankan Dokumen dari Kantor dan Rumah Bupati Bintan

publicanews - berita politik & hukumPenyidik KPK memuat beberapa barang dari Kantor BP Bintan yang diduga berisi dokumen-dokumen ke mobil, Senin (1/3) malam. (Foto: Batamnews)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK telah melakukan penggeledahan sejumlah lokasi di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, kemarin. Salah satunya adalah kantor Bupati Bintan Apri Sujadi.

Penggeledahan ini untuk penyidikan kasus dugaan korupsi pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Bintan 2016-2018.

"Senin (1/3), Tim Penyidik KPK telah selesai melakukan penggeledahan di empat lokasi berbeda, yaitu Kantor Bupati Bintan, Kantor BP Bintan, rumah kediaman di Jalan Pramuka Lorong Sumba, Tanjungpinang, dan rumah kediaman di Jalan Juanda Tanjung Pinang," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (2/3).

Rumah di Lorong Sumba adalah kediaman pribadi Bupati Apri Sujadi. Sedangkan rumah di Jalan Juanda merupakan kediaman Kepala Badan Pengelola (BP) Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone -FTZ) Bintan Saleh Umar

Dari empat lokasi tersebut penyidik mengamankan barang bukti dokumen yang terkait dengan perkara ini.

Pagi Ini Bupati Bintan Kembali Dilantik, Kasus Cukai Rokok Menanti

"Selanjutnya seluruh dokumen dimaksud akan divalidasi dan dianalisa untuk segera dilakukan penyitaan sebagai barang bukti dalam perkara ini," kata Ali.

Ali menjelaskan, penyidik telah memeriksa sejumlah orang pada pekan lalu di Kantor Polres Tanjungpinang. Mereka yang dimintai keterangan adalahKepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3KB) Bintan Mardiah, yang juga Kepala BP Bintan 2011-2016.

Kemudian Sekretaris DPRD Bintan Muhammad Hendri, yang juga Wakil Kepala BP Bintan 2011-3013. Lalu Anggota (4) Bidang Pengawasan dan Pengendalian BP Bintan Radif Anandra.

"Para saksi didalami pengetahuannya terkait tugas pokok dan kewenangan serta SOP pelayanan dari BP Bintan," Ali menjelaskan. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top