Korupsi Bansos Covid-19

Kolega Separtai Juliari Kembalikan Uang ke KPK

publicanews - berita politik & hukumEks Mensos Juliari Peter Batubara.(Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Ketua DPC PDIP Kabupaten Kendal Akhmat Suyuti mengembalikan sejumlah uang yang diterimanya dari eks Mensos Juliari Peter Batubara. Keduanya merupakan kolega separtai.

Suyuti mengembalikan uang tersebut saat diperiksa KPK sebagai saksi kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial Covid-19 untuk Wilayah Jabodetabek 2020.

"Akhmat Suyuti didalami pengetahuannya terkait dengan adanya pengembalian sejumlah uang oleh saksi yang diduga diterima dari tersangka JPB melalui perantaraan pihak lain," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam rilisnya, Jumat (19/2) malam.

Kemarin, penyidik juga memanggil Elfrida Gusti Gultom, istri tersangka PPK Kemensos Matheus Joko Santoso. Dalam pemeriksaan tersebut, Ali menambahkan, penyidik menanyakan harta yang diperoleh suaminya pada 2020, sekaligus menyita sejumlah dokumen bansos dari tangan Elfrida.

"Kepada saksi dilakukan penyitaan berbagai dokumen yang terkait dengan perkara sekaligus dikonfirmasi perihal perolehan harta dari tersangka MJS di tahun 2020," Ali menjelaskan.

KPK menetapkan Mensos Juliari Peter Batubara dan empat tersangka lainnya sebagai tersangka suap pengadaan paket bansos Covid-19. Keempat tersangka lainnya adalah PPK di Kemensos) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono, serta pengusaha Ardian Iskandar M dan Harry Sidabuke.

Selaku penerima, Juliari, Adi dan Matheus dijerat Pasal Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara Ardian dan Harry disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU yang sama. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top