Suap Ekspor Lobster

Eks Dirjen KKP hingga Mahasiswi Dipanggil KPK

publicanews - berita politik & hukumEks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. (Foto: screenshoot video)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK mengagendakan pemeriksaan mantan Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Zulficar Mochtar sebagai saksi dalam penyidikan kasus suap perizinan ekspor benih lobster.

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka EP (eks Menteri KP Edhy Prabowo)," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/2).

Hari ini ada tujuh saksi lainnya yang turut dipanggil penyifik. Mereka adalah Tenaga Ahli DPR Chusni Mubarok, mahasiswi Esti Marlina, wiraswasta Syaekhur Rahman, petani Zulhijar, PNS Elsi, serta karyawan swasta Jaya Marlian dan Ade Tirta Kamandanu.

Edhy diduga menerima sejumlah uang dari pemilik PT Dua Putra Perkasa (DPP) Suharjito. DPP telah 10 kali mengirim benih lobster dengan menggunakan jasa PT ACK dengan dikutip Rp 1.800 per ekor.

Monopoli itu dimulai dengan Surat Keputusan Nomor 53/KEP MEN-KP/2020 tentang Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster yang diterbitkan Edhy pada 14 Mei 2020. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top