Suap Proyek SPAM

Politikus PAN Dipo Nurhadi Kembali Dipanggil untuk Perkara sang Ayah

publicanews - berita politik & hukumEks anggota BPK Rizal Djalil, tersangka kasus suap proyek SPAM di Kementerian PUPR. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Dipo Nurhadi Ilham kembali dipanggil KPK untuk penyidikan kasus suap proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kementerian PUPR. Dipo sedianya dimintai keterangan untuk berkas perkara sang ayah, anggota BPK Rizal Djalil.

"Yang bersangkutan diperiksa untuk berkas tersangka RD," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa (24/11).

Saksi lain yang turut dipanggil adalah hakim Pengadilan Agama Bogor Ida Zulfatria.

Selain Rizal, KPK juga menetapkan Komisaris PT Minarta Dutahutama (MD) Leonardo Jusminarta Prasetyo sebagai tersangka. Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan kasus yang berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 2018.

KPK Persilakan Rizal Djalil Membantah, Penyidik Punya Bukti

KPK menduga Rizal mengatur agar PT MD mendapatkan proyek SPAM Jaringan Distribusi Utama (JDU) Hongaria dengan pagu anggaran Rp 79,27 miliar. Rizal diduga mendapat suap 100 ribu dolar Singapura.

Rizal disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor.

Sementara Leonardo yang berstatus pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU yang sama juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top