Mafia Kasus

Suami Siri Istri Nurhadi Kembali Diperiksa KPK

publicanews - berita politik & hukumEks Sekretaris MA Nurhadi saat ditangkap KPK pada 2 Juni 2020. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK kembali memanggil Kardi, pegawai Mahkamah Agung (MA), dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi penanganan perkara di MA. Kasus ini menjerat eks Sekretaris MA, dan Kardi diduga adalah suami siri Tin Zuraida, istri Nurhadi.

"Yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka NHD," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri, Rabu (5/8).

Hari ini KPK juga memanggil saksi pegawai PT Artha Pratama Anugerah (APA) Doddy Aryanto Supeno. APA adalah anak perusahaan Lippo Group. Tiga saksi lainnya yaitu karyawan swasta Indra Hartanto, wiraswasta Aditya Irwantyanto, dan ibu rumah tangga Irawati.

Doddy merupakan terpidana kasus suap Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution dalam pengurusan perkara perusahaan di bawah naungan Lippo Group.

Petinggi Lippo Suap Panitera Agar Tunda Putusan Pengadilan

Saat masih menjalani dalam proses penyidikan Doddy, KPK pernah menggeledah rumah Nurhadi di Jalan Hang Lekir, Jakarta Selatan. Dari penggeledahan tersebut KPK menemukan dokumen dan uang Rp 1,7 miliar.

Dalam perkara ini, KPK menduga Nurhadi menerima suap dan gratifikasi dari pemilik PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto melalui menantunya Rezky Herbiyono. Total Rp 46 miliar ia terima dalam kasus mafia perkara di MA sepanjang 2011-2016.

Nurhadi kemudian diduga menyamarkan duit haram itu dalam bentuk sejumlah aset di berbagai tempat. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top