Eks Ketua DPRD Tulungagung Divonis 8 Tahun

publicanews - berita politik & hukumEks Ketua DPRD Tulungagung Supriyono. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Majelis hakim menjatuhkan vonis delapan tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsidair 6 bulan kurungan kepada eks Ketua DPRD Tulungagung Supriyono. Politikus PDIP itu adalah terdakwa kasus korupsi pembahasan APBD Kabupaten Tulungagung 2015-2018.

"Terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam dakwaan kesatu pertama dan dakwaan pasal 12 B," ujar Hakim Ketua Hisbullah Idris membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (4/8).

Selain pidana pokok, Supriyono juga diwajibkan membayar uang pengganti Rp 4.850.000.000. "Pidana tambahan pencabutah hak untuk dipilih dan memilih selama 4 tahun setelah selesai menjalani pidana pokok," ujar hakim.

Atas putusan tersebut terdakwa menyatakan banding, sementara Jaksa Penuntut Umum pikir-pikir.

Dalam dakwaan pertama kesatu Supriyono terbukti menerima suap bersama-sama pimpinan dan 21 anggota Banggar DPRD. Uang tersebut untuk memperlancar Pengesahan APBD sejak 2015-2018.

Uang ketuk palu itu diterima secara bertahap sejak 2014-2018 dari Bupati Syahri Mulyo melalui sejumlah orang kepercayaannya.

Hakim juga menyatakan Supriyono terbukti dalam dalam dakwaan kumulatif kedua, yakni menerima gratifikasi yang diterima dari orang kepercayaannya yang ditempatkan di Dinas PU dan Dinas Pendidikan Tulungagung.

Jaksa menyatakan Supriyono menguasai dua dinas tersebut sejak menjabat Ketua DPRD pada 2013. Terdakwa mendapat jatah tersebut sebagai balas jasa Syahri Mulyo karena ikut mengantarkan Syahri menjadi bupati.

Dari dua dinas tersebut, terdakwa berkali-kali secara bertahap menerima gratifikasi total senilai Rp 1,050 miliar. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top