Suap Pengadaan Pesawat

Tunggu Salinan Putusan Banding Emirsyah Satar, KPK Belum Ajukan Kasasi

publicanews - berita politik & hukumEks Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Eks Diretur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar berencana mengajukan permohonan kasasi ke Mahkamah Agung. Kasasi ini menyusuk ketidakpuasan terdakwa kasus korupsi pengadaan pesawat Garuda tersebut atas putusan banding di Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta.

KPK sendiri belum mengambil sikap karena masih menunggu salinan resmi putusan lengkap dari PT DKI Jakarta. "Setelah itu akan dipelajari seluruh pertimbangannya dan kemudian akan segera mengambil sikap apakah akan kasasi ataukah menerima putusan tersebut," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (4/8).

KPK mempersilakan terdakwa Emir mengajukan upaya hukum kasasi karena merupakan hak. Jaksa KPK telah menyampaikan argumentasi dan bukti-bukti yang kuat tentang keterlibatan Emir. Demikian pula pihak terdakwa juga telah menyampaikan pembelaannya.

"Jika sekarang terdakwa kasasi, tentu hal tersebut adalah haknya, namun KPK yakin pertimbangan hakim judex factie tingkat pertama dan banding tersebut telah sesuai fakta-fakta hukum di persidangan," Ali menjelaskan.

PT DKI Jakarta menolak banding Emirsyah Satar dalam kasus suap pengadaan pesawat 2005-2014 dan pencucian uang pada 17 Juli lalu. Dengan putusan tersebut maka berlaku vonis Pengadilan Tipikor Jakarta, pada 8 Mei 2020, yaitu menghukum Emir dengan 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan. (han)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. cin94 @cin9404 Agustus 2020 | 22:08:19

    korupsi harus diberantas

Back to Top