KPK Dalami Aliran Dana ke Anak Pejabat Kota Banjar

publicanews - berita politik & hukumKomisi Pemberantasan Korupsi. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Dua saksi kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur pada Dinas PUPR di Kota Banjar, Jawa Barat, tidak memenuhi panggilan KPK. Keduanya adalah Kabid SDA pada Dinas PUPR Harun Alrasyid dan swasta Fanny Indrayani. Penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaan mereka pada Kamis (6/8) nanti.

"Fanny Indrayani, penyidik menggali pengetahuan saksi terkait adanya dugaan transaksi keuangan perusahaan dari pihak-pihak yang diduga ada hubungannya dengan anak salah satu pejabat daerah kota Banjar," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam rilisnya, Selasa (4/8).

KPK telah melakukan penggeledahan di sejumlah tempat di Kota Banjar beberapa waktu lalu. Namun hingga saat ini KPK belum menyampaikan konstruksi perkara dan tersangkanya, kasus masih dalam tahap penyelidikan. (han)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. cin94 @cin9404 Agustus 2020 | 22:02:34

    ditunggu pak pemimpin kpk kelanjutanya

Back to Top