KPK Periksa 4 Saksi Kasus Proyek Fiktif Waskita Karya

publicanews - berita politik & hukumKonferensi pers penetapan lima tersangka kasus proyek fiktif di Waskita Karya, di Gedung KPK, Jakarta, 27 Juli 2020. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK memanggil empat saksi dalam kasus dugaan korupsi pekerjaan subkontraktor fiktif pada proyek-proyek PT Waskita Karya. Mereka adalah Hendra Herdiana, karyawan perusahaan BUMN bidang infrastruktur tersebut, swasta Wisnu Wardhana, ibu rumah tangga Puji Rahayu.

"Diperiksa untuk tersangka FR," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri, Selasa (4/8). FR yang dimaksud adalah mantan Kepala Divisi II PT Waskita Karya Fathor Rachman.

Satu saksi lagi yaitu perwakilan PT Sukses Karya Perdana, ia dimintai keterangan untuk tersangka Dirut PT Waskita Beton Precast Jarot Subana dan Wakil Kadiv II Waskita Karya Fakih Usman .

Dalam kasus ini KPK telah menetapkan tiga tersangka tambahan, yakni eks Dirut Jasa Marga Desi Arryani, Jarot Subana, dan Fakih Usman. Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka pada 23 Juli 2020. Mereka menyusul Fathor Rachman dan eks Kabag Keuangan dan Risiko Divisi II WK Yuly Ariandi Siregar yang sudah lama menjadi pasien KPK.

KPK menduga Fathor dan Yuly memperkaya diri sendiri, orang lain, ataupun korporasi dalam proyek fiktif tersebut. Sedikitnya ada 14 proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi oleh pejabat WK, proyek-proyek tersebut tersebar di Sumatera Utara, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Timur, dan Papua.

Kelimanya dijerat Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top