Mafia Kasus

KPK Dalami Tas Hermes dan Penukaran Uang Menantu Nurhadi

publicanews - berita politik & hukumRezky Herbiyono, menantu eks Sekretaris MA Nurhadi Abdurrahman. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pemeriksaan tiga saksi kasus suap dan gratifikasi pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) hari ini untuk mendalami kepemilikan barang-barang mewah Rezky Herbiyono (RHE), menantu eks Sekretaris MA Nurhadi. Ketiga saksi swasta tersebut adalah Mujiono, Abdul Gani, dan Sarino.

Mereka dimintai keterangan untuk berkas penyidikan tersangka Dirut PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto yang masih buron.

"Penyidik menggali pengetahuan saksi terkait dengan dugaan kepemilikan barang-barang mewah milik tersangka RHE, seperti tas merk Hermes dan kegiatan operasional money changer sebagai tempat penukaran uang oleh RHE," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/8).

Asetnya Tak Wajar, KPK Didesak Selidiki Pencucian Uang Nurhadi

Beberapa waktu lalu, Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengungkapkan informasi ada penukaran uang Rp 2,5 miliar di dua Money Changer di Cikini, Jakarta Pusat, dan Mampang, Jakarta Selatan. Penukaran dilakukan Rezky saat keduanya masih buron.

Dalam kasus ini, KPK menduga Nurhadi menerima suap dan gratifikasi dari Hiendra melalui Rezky. Total Rp 46 miliar ia terima dalam kasus mafia perkara di MA sepanjang 2011-2016.

Nurhadi kemudian diduga menyamarkan duit haram itu dalam bentuk sejumlah aset di berbagai tempat. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top