Mafia Kasus

Pemilik Bank Yudha Bhakti Kembali Mangkir

publicanews - berita politik & hukumPlt Jubir KPK Ali Fikri. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pemilik Bank Yudha Bhakti Tjandra Mindartha Gozali kembali mangkir dari panggilan KPK, Rabu (29/7). Sedianya penyidik bakal menggali keterangan Tjandra sebagai saksi dalam perkara dugaan suap dan gratifikasi Rp 46 miliar yang menjerat eks Sekretaris MA Nurhadi Abdurrahman.

Bukan cuma Tjandra Mindartha, tiga saksi lainnya yang dipanggil KPK juga tidak datang tanpa alasan padahal mereka telah disurati secara patut. Ketiganya adalah Ferdy Yuman, Edna Dibayanti, dan Donny Gunawan.

Plt Jubir KPK Ali Fikri mengingatkan para saksi untuk bersikap kooperatif. "KPK tidak henti untuk selalu mengingatkan kepada pihak-pihak yang telah dipanggil untuk dapat hadir memenuhi kewajiban hukum tersebut karena tentu ada sanksi sebagaimana ketentuan Pasal 21 UU Tipikor," ujar Ali Fikri kepada Publicanews melalui pesan Whatsapp, Kamis (30/7) pagi.

Dalam kasus ini KPK menduga Nurhadi menerima suap dan gratifikasi dari Dirut PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto melalui menantunya Rezky Herbiyono. Total Rp 46 miliar ia terima dalam kasus mafia perkara di MA sepanjang 2011-2016.

Nurhadi kemudian diduga menyamarkan duit haram itu dalam bentuk sejumlah aset di berbagai tempat. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top