Mafia Kasus

Pengacara Hidayat Achyar Dipanggil KPK Untuk Dalami Aset Nurhadi

publicanews - berita politik & hukumGedung KPK. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK mengagendakan pemeriksaan pengacara Hidayat Achyar dalam kasus suap dan gratifikasi terkait penanganan perkara di Mahkamah Agung (MA). Kasus ini menjerat mantan Sekretaris MA Nurhadi Abdurrahman.

Selain pengacara Hidayat, penyidik juga memanggil wiraswasta H Fau Richard Masdjedi dan Devi Chrisnawati.

"Ketiganya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Nurhadi," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Selasa (7/7).

Hari-hari ini penyidik KPK tengah gencar mendalami sejumlah aset Nurhadi yang diperoleh dengan cara haram. Pada pemeriksaan sebelumnya, KPK mendalami kepemilikan vila di Ciawi, Bogor, Jawa Barat, serta perusahaan milik menantunya Rezky Herbiyono.

Pada kasus ini Nurhadi dan Rezky bersama Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto telah menjadi tersangka sejak 16 Desember 2019. Ketiganya kemudian buron, meskipun Nurhadi dan Rezky akhirnya tertangkap. Hiendra masih masuk daftar pencarian orang (DPO).

KPK menduga Nurhadi menerima suap dan gratifikasi dari Hiendra melalui menantunya Rezky. Total Rp 46 miliar ia terima dalam kasus mafia perkara di MA sepanjang 2011-2016. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top