Mafia Kasus

KPK Telisik Perusahan Menantu Nurhadi hingga Villa di Ciawi

publicanews - berita politik & hukumNurhadi Abdurrahman (tengah) dan menantunya Rezky Herbiyono (kanan depan) seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, 2 Juni 2020. (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pemeriksaan KPK terhadap notaris Mohammad Abror untuk mendalami aset-aset yang dimiliki tersangka Rezky Herbiyono (RHE), menantu eks Sekretaris MA Nurhadi Abdurrahman. Abror diperiksa untuk tersangka pemilik perusahaan peti kemas PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto (HSO) yang masih buron.

"Mohamad Abror diperiksa sebagai saksi HSO, penyidik mengkonfirmasi mengenai pendirian perusahaan-perusahaan yang diduga milik tersangka RHE," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam rilisnya, Senin (6/7).

Lalu pemanggilan satpam Tejo Waluyo untuk menggali berkas penyidikan Nurhadi. "Penyidik mengkonfirmasi mengenai dugaan kepemilikan villa oleh tersangka Nurhadi yang berada di daerah Ciawi, Bogor, Jawa Barat," Ali menambahkan.

Dalam perkara ini KPK menduga Nurhadi menerima suap dan gratifikasi dari Hiendra Soenjoto melalui menantunya Rezky Herbiyono. Total Rp 46 miliar ia terima dalam mafia perkara di MA sepanjang 2011-2016. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top