Novel Jelaskan Dugaan Pelanggaran Etik Tuntutan Perkaranya

publicanews - berita politik & hukumNovel Baswedan. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - Penyidik KPK Novel Baswedan telah memberi penjelasan kepada Komisi Kejaksaan (Komjak) atas laporannya soal sidang kasusnya beberapa waktu lalu. Diketahui, Jaksa pada Kejaksaan Negeri Jakarta menuntut dua terdakwa penyerangnya, 'hanya' dengan hukuman satu tahun penjara.

Kehadirannnya di kantor Komjak, siang tadi, untuk memenuhi undangan Komjak. "Ini adalah bentuk dukungan saya dan kita semua terkait dengan kebaikan penegakan hukum ke depan dan tentunya dengan tugas-tugas Komjak," ujar Novel usai menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Kejaksaan, Jakarta Selatan, Kamis (2/7).

Ia berharap keterangan yang disampaikannya dapat memberikan informasi perihal persidangan dan penegakan hukum di Indonesia. "Kita ingin ada penegakan hukum yang baik, begitu juga dengan Kejaksaan yang siap melakukan tugas penegakan hukum dengan objektif dan baik," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komjak Barita Simanjuntak mengatakan pemanggilan Novel baru sebatas meminta keterangan awal. Komjak belum dapat memberitahukan hasilnya, apakah ada dugaan pelanggaran etik dalam persidangan itu.

"Kita belum sampai pada rekomendasi, baru pada meminta penjelasan, informasi, pengumpulan data dokumen yang diperlukan karena bagaimana publik bereaksi atas apa yang sudah selama ini terjadi," Barita menjelaskan.

Tugas Komjak adalah mencari kejelasan sehingga persoalannya terang benderang. Ia menegaskan Komjak akan bersikap profesional dan tidak akan melakukan intervensi dalam proses hukum tengah berjalan.

"Komisi Kejaksaan itu melaksanakan tugas kewenangannya telah diatur dalam Perpres, pertama tidak boleh mengganggu kelancaran tugas jaksa dalam melakukan tugas kedinasannya. Kedua tidak boleh mempengaruhi kemandirian dalam melakukan penuntutan," Barita menegaskan.

Untuk itu, ia berharap masyarakat bersabar menanti hasil yang akan disampaikan Komjak. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top