Suap Dana Hibah KONI

KPK Ajukan Banding atas Vonis Imam Nahrawi

publicanews - berita politik & hukumEks Menpora Imam Nahrawi. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK menyatakan akan menempuh banding atas putusan hakim dalam kasus suap dana hibah KONI dan gratifikasi dengan terdakwa Imam Nahrawi.

Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis Imam 7 tahun penjara dan denda Rp 400 juta subsidair 3 bulan. Imam juga diwajibkan membayar uang pengganti Rp 18,1 miliar. Hakim juga mencabut hak politik Imam Nahrawi 4 tahun pasca putusan tetap.

Jaksa KPK menuntut Imam 10 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan. Selain hukuman pokok, jaksa juga menuntut Imam Nahrawi membayar uang pengganti Rp 19 miliar.

"Adapun alasan banding, antara lain, karena putusan belum memenuhi rasa keadilan. Disamping itu juga adanya selisih jumlah uang pengganti yang dibebankan kepada terdakwa," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri dalam rilisnya, Kamis (2/7).

Namun, Ali menambahkan, soal alasan banding selengkapnya akan diuraikan Jaksa dalam memori banding yang akan segera disusun.

"KPK berharap majelis hakim Pengadilan Tinggi Jakarta akan mengabulkan permohonan banding JPU KPK," kata Ali. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top