Kriminalitas Medan

Istri Pembunuh Hakim Jamaluddin Divonis Mati

publicanews - berita politik & hukumTerdakwa Zuraida Hanum, pembunuh suami yang seorang hakim, dalam suatu sidang secara virtual di PN Medan. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Medan - Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan memidana Zuraida Hanum (41) dengan hukuman mati. Ia terbukti melakukan pembunuhan suaminya Jamaluddin yang berprofesi sebagai hakim di Medan, Sumatera Utara.

Sejak awal sidang, Zuraida menangis, matanya sembab. Pembacaan vonis berlangsung virtual dari PN Medan, Rabu (1/7), sementara terdakwa berada di Rumah Tahanan Negara (Rutan) wanita Medan. Ia terpaku dan terus menunduk saat hakim mengetok palu vonis mati untuknya.

"Divonis dengan hukuman pidana mati," ujar Ketua Majelis Hakim Erintuah Damanik di ruang Cakra VIII, Rabu sore.

Erintuah mengatakan Zuraida terbukti bersalah membunuh suaminya. Ia bersekonggol dengam selingkuhannya Jefri Pratama dengan dibantu Reza Fahlevi. Dalam sidang ini hakim menghukum Jefri dengan penjara seumur hidup dan Reza diganjar 20 tahun penjara.

Istri Hakim Jamaluddin Siap Peragakan Pembunuhan Suaminya

Ketiga terdakwa dinyatakan melanggar pasal 340 KUHPidana Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo 64 ayat 1 KUHPidana.

Menurut Erintuah, tidak ada unsur yang meringankan dari ketiga terdakwa. Sebaliknya sangat memberatkan karena Zuraida sebagai istri membunuh suami di tempat tidur.

Dalam sidang pembelaan sebelumnya, ibu satu anak itu mengaku membunuh suami karena cemburu pada asisten pribadi Jamaluddin, yaitu CFR (26).

Saat sidang kedua anak Jamaludin dari istri pertama hadir. "Saya mintanya dihukum mati bang, ketiga-tiganya dihukum mati," kata Kenny Akbari Jamal, didampingi Rajif Fandi, di awal sidang.

Hukuman ibu tiri mereka ternyata lebih berat dari tuntutan jaksa sebelumnya yaitu hukuman seumur hidup. (feh)

Berita Terkait

Komentar(2)

Login
  1. cin94 @cin9401 Juli 2020 | 18:24:30

    Penyesalan selalu datang belakangan.

  2. Anak Gaul @gakasikah01 Juli 2020 | 18:09:17

    katanya dia membunuh suami sensiri karena terinspirasi pembunihan lebak bulus? what?

Back to Top