Polisi Terima Berkas Kasus OTT UNJ, Tersangka Tidak Ditahan

publicanews - berita politik & hukumPolda Metro Jaya menggelar jumpa pers penyerahan tujuh orang terjaring OTT KPK ke polisi, Sabtu (23/5). (Foto: FWP)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi menerima penyerahan tujuh orang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK dan Kemendikbud. Mereka adalah para tersangka dugaan suap tunjangan hari raya (THR) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada Kamis (21/5) malam.

Diantara tujuh orang tersebut terdapat Kabag Kepegawaian UNJ Dwi Achmad Noor dan Rektor Komarudin Sahid.

"Sudah ada koordinasi antara KPK dengan kepolisian bahwa benar kami telah menerima penyerahan tujuh orang beserta satu dokumen," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam jumpa pers di kantornya, Sabtu (23/5).

Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya akan menangani kasus yang melibatkan staf Kemendikbud ini. Penyidik, Yusri menambahkan, akan mencari tahu konstruksi kasusnya. Ketujuh orang tersebut tidak ditahan.

"Kita pulangkan dan kenakan wajib lapor. Setelah didalami baru kemungkinan mereka akan kita panggil untuk klarifikasi," ia menjelaskan.

Dalam keterangan pers sebelumnya, KPK mengaratakan telah menyerahkan uang THR kepada sejumlah pejabat Kemendikbud. Mereka yang menerima yakni Analis Kepegawaian Biro SDM Kemendikbud Tatik Supartiah, Karo SDM Kemendikbud Diah Ismayanti, serta dua staf Dinar Suliya dan Parjono.

Selain Dwi, Rektor UNJ Komarudin dan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNJ Sofia Hartati ikut terjaring. Dalam OTT itu, KPK juga menyita barang bukti berupa uang 1.200 dolar AS dan RpĀ 27, 5 juta. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top