KPK Supervisi Kasus Dugaan Korupsi Wabup OKU

publicanews - berita politik & hukumKomisi Pemberantasan Korupsi. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Jakarta - KPK melakukan koordinasi supervisi dengan pihak Polda Sumsel, Kejaksaan Tinggi Sumsel, BPK, dan Bareskrim Polri dalam pengembangan kasus dugaan korupsi pengadaan tanah TPU Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Pengadaan tanah pemakaman ini beranggaran Rp 6 miliar dari APBD 2013.

Plt Jubir bidang Penindakan KPK Ali Fikri mengatakan, penyidik Polda Sumsel telah menetapkan JR yang merupakan Wakil Bupati OKU sebagai tersangka.

KPK juga melakukan supervisi terhadap perkara tersebut saat menetapkan empat tersangka sebelumnya, yang sudah divonis bersalah. Mereka adalah pemilik tanah Hidirman, mantan Kepala Dinas Sosial OKU Najamudin, mantan Asisten I Setda OKU Ahmad Junaidi, dan mantan Sekda OKU Umirton. Kerugian negara dalam kasus ini sekitar Rp 3,4 miliar.

"Rapat Korsupdak KPK tersebut memfasilitasi penyidik dan JPU untuk menyampaikan hasil penanganan perkara berdasarkan kewenangan masing-masing," kata Ali dalam rilisnya, Rabu (20/5).

Dari gelar perkara bersama tersebut, Ali menambahkan, tergambar jelas unsur melawan hukum yang diduga dilakukan oleh tersangka Wakil Bupati JR.

KPK menghormati kewenangan masing-masing aparat penegak hukum, baik dari Kepolisian, Kejaksaan, maupun BPK.

"Untuk kelancaran pengungkapan perkara ke depan, KPK akan melakukan supervisi lebih intensif terhadap perkara atas nama tersangka JR tersebut," ujar Ali. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top