Terbukti Terima Suap Jaksa Eka Safitra Divonis 4 Tahun

publicanews - berita politik & hukumJaksa Eka Safitra. (Foto: Publicanews/dok)
PUBLICANEWS, Yogyakarta - Jaksa nonaktif Kejaksaan Negeri Yogyakarta Eka Safitra divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsidair 3 bulan kurungan.

Hakim menyatakan Eka Safitra terbukti menerima suap terkait lelang proyek pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta.

"Terbukti dakwaan kedua melanggar Pasal 11 UU 31 Tahun 1999 jo UU 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri mengutip amar putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Yogyakarta, Rabu (20/5).

OTT Jaksa di Yogya Terkait Proyek yang Diawasi TP4D

Menurut hakim, mantan jaksa fungsional dan anggota Tim TP4D Kejari Yogyakarta ini terbukti menerima suap dari Direktur Utama PT Manira Arta Mandiri (Mataram) Gabriella Yuan Anna Kusuma sebesar Rp 221 juta. Suap diberikan agar Eka menetapkan perusahaan Gabriella, yakni PT Widoro Kandang, sebagai pemenang proyek rehabilitasi SAH yang bernilai Rp 10 miliar.

Ironisnya Eka sebagai jaksa TP4D harusnya mengawal proyek tersebut agar bebas dari penyelewengan.

Atas putusan tersebut, Jaksa KPK menyatakan banding sementara terdakwa pikir-pikir. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top