Perantara Suap Bupati Nonaktif Bengkayang Divonis 4 Tahun

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Pontianak menyatakan mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bengkayang AleksiusĀ terbukti bersalah melanggar dakwaan pertama Pasal 12A Undang-undang Tipikor.

"Menjatuhkan pidana penjara empat tahun dan denda Rp 200 juta subsidair 1 bulan kurungan," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri mengutip amar putusan majelis hakim, Selasa (19/5).

Selain itu Aleksius juga wajib membayar uang pengganti Rp 4 juta. Bila tidak dibayar maka hartanya akan disita. Jika tidak cukup diganti pidana denda 1 tahun.

Atas vonis tersebut terdakwa menyatakan menerima, sementara Jaksa KPK pikir-pikir.

Aleksius merupakan perantara suap Bupati nonaktif Bengkayang Suryadman Gidot. Sang bupati sendiri dihukum 5 tahun karena terbukti menerima suap Rp 340 juta dari kontraktor melalui Aleksius. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top